Archive for klasik

Penyanyi Musik Klasik

beethoven

Ludwig van Beethoven (dibaptis 17 Desember 1770 di Bonn, wafat 26 Maret 1827 di Wina) adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang terkenal adalah simfoni kelima dan kesembilan, dan juga lagu piano Für Elise. Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan Zaman Romantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal. Namun, pada tahun 1801, ia mulai menjadi tuli.

Ketuliannya semakin parah dan pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak lagi bisa bermain dalam konser, ia terus mencipta musik, dan pada masa ini mencipta sebagian karya-karyanya yang terbesar. Ia menjalani sisa hidupnya di Wina dan tak pernah menikah.
Pavarotti

Luciano Pavarotti (Modena, 12 Oktober 1935–6 September 2007) adalah seorang tenor berkebangsaan Italia. Dia memulai kariernya di musik pada tahun 1961 di Reggio Emilia. Pada tahun 2006 Pavarotti menyanyikan lagu Nessun Dorma di Olimpiade Musim Dingin 2006.

Perkembangan Musik Klasik

Musik Klasik : Dari Generasi Ke Generasi

Perkembangan seni musik dapat digolongkan menjadi delapan periode :

* Musik Abad Pertengahan atau Middle Ages (450-1450)

Musik ini telah ada sejak bangsa Yunani dan Ibrani. Sebenarnya, musik ini merupakan doa-doa liturgi yang ditembangkan, sehingga sangat dipengaruhi oleh aktivitas gereja. Musik yang dikenal adalah gregorian. Saat itu, alat musik belum ditemukan.Musik pada awal abad ini bersifat monofonik, artinya didominasi oleh satu suara saja. Komposisi dinyanyikan tanpa tekanan dan bergantung pada improvisasi. Pada abad XI dikenal adanya teknik counterpoint, yaitu penggunaan harmonisasi dengan gerakan nada-nada yang berlawanan dengan melodi aslinya (inversi).

Komposer yang dikenal pada abad ini antara lain Hildegard von Bingen, Moniot d’Arras, dan Guillaume de Machaut.

* Musik Abad XV & XVI (1450-1600)

Musik pada abad ini digolongkan ke dalam zaman renaissance.Disebut renaissance sebab muncul seiring perkembangan pengetahuan dan seni.  Komposer zaman ini antara lain Giovanni Gabrieli, Giovanni Perluigi, Orlando Lassus, Guillaume dan Du Fay.

* Musik Abad XVII

Musik abad XVII dipengaruhi oleh opera dan oratorio. Opera adalah drama musikal yang sebagian atau seluruhnya dinyanyikan dengan iringan orkestra atau musik instrumental, sedangkan oratorio merujuk pada drama musikal tanpa naskah. Komposer yang terkenal antara lain Jocopo Peri dan Claudio Monteverdi.

* Musik Abad XVIII (1600-1825)

1. zaman barok (1600-1750)

Barok merupakan awal musik modern karena mengalami revolusi, baik dari teori maupun teknik penggarapannya. Ciri zaman ini diantaranya penggabungan tangga nada mayor dan minor, banyak nada-nada dissonan, berkembangnya bentuk orkestra, struktur yang teratur namun monoton, serta adanya penggunaan biola, harpsichord, organ, dan flute.  Komposer yang hidup di zaman ini antara lain Johann Sebastian Bach, Georg Friedrich Handel, Antonio Vivaldi, Claudio Monteverdi, dan Henry Purcell.

2. Zaman Klasik.

Ciri zaman ini antara lain adanya perkembangan harmoni musik, unsur dinamika sangat kuat mewarnai komposisi, serta suasana dinamis yang diekspresikan melalui tempo, melodi, dan harmoni. Dikenal pola “tanya-jawab” (question and answer). Piano, menjadi instrumen yang sangat penting. Komposer yang terkenal diantaranya Wolfgang Amadeus Mozart, Franz Joseph Haydn, dan John Gay.

* Periode Transisi Ludwig van Beethoven (1770-1827)

Periode ini merupakan masa peralihan dari musik klasik ke musik romantik yang diprakarsai oleh Beethoven. Ia membawa unsur dinamis dengan menggunakan harmoni yang lebih luas dan teknik penggarapan musik yang lebih emosional. Disebut peralihan karena ada beberapa prinsip zaman klasik yang dilanggar oleh Beethoven. Misalnya, penggunaan intro dianggap berada di luar teori komposisi klasik. Akan tetapi, hal tersebut justru menjadi ciri musik romantik. Melalui karya-karyanya, Beethoven membawa pengaruh besar dalam transisi klasik menjadi romantik.

* Musik Abad XIX (1825-1900)

Musik abad XIX tergolong ke dalam musik zaman romantik. Penggarapan musik pada masa ini ditandai dengan ekspresi, timbre, dan melodi yang berangkat dari karya Beethoven. Komposer zaman ini menggarap komposisi berdasarkan pengalaman pribadi dan rasa nasionalisme. Puisi juga bisa menjadi salah satu “bahan baku” pembuatan komposisi. Komposer yang terkenal diantaranya Franz Schubert, Fanny Mendelssohn Hensel, Felix Mendelssohn, Frederic Chopin, Robert Schumann, Franz Liszt, Giuseppe Verdi, Johannes Brahms, Peter Ilich Thcaikovsky, dan Richard Strauss.

* Musik Abad XX (1900-an)

Sekitar tahun 1900, terjadi reaksi yang menentang musik romantik. Pada zaman ini, seluruh bentuk dan jenis bunyi diizinkan. Ritmik bisa sangat kompleks, terdengar aneh namun ekspresif. Komposisi bisa sangat bervariasi, sebab merupakan hasil improvisasi dan perubahan. Komposer pada zaman ini diantaranya Maurice Ravel, Claude Debussy. Arnold Schoenberg, Scott Joplin, dan Charles Ives.

* Musik Kontemporer

Lahirnya media rekam dan radio menciptakan pasar baru bagi musik klasik dan musik romantik. Musik pada periode ini dikenal sebagai musik zaman kontemporer. Ciri khas musik zaman ini hampir sama dengan zaman impresionis. Komposer yang dikenal diantaranya Bela Bartok, Zoltan Kodaly, Olivier Messiaen, Luigi Dallapicolla, dan Luciano Berio.

Andi Rianto.

Sejarah Musik Klasik

Musik klasik

Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.

Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16. Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktek-praktek seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.